“BLT Kesra” Rp 900 Ribu Disalurkan — Dinas Sosial Kota Bekasi Tegaskan Program Tepat Sasaran

Kota Bekasi — Sejak pagi tadi, ratusan warga mengantre di halaman PT Pos Indonesia Cabang Utama (KCU) Kota Bekasi untuk mencairkan bantuan tunai BLT Kesra senilai Rp 900 ribu per penerima untuk periode Oktober–Desember 2025. Antrean yang mengular hingga ke luar gedung menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.

Sejumlah warga tampak lega usai menerima amplop bantuan. Seorang penerima asal Kelurahan Sepanjang Jaya mengaku bersyukur karena bantuan tersebut bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Verifikasi Data Jadi Dasar Penyaluran

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Bekasi, Ester, menegaskan bahwa penyaluran BLT Kesra tahun ini didasarkan pada verifikasi ketat terhadap data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Data Tunggal Program Perlindungan Sosial Nasional (DTSN). Ia menyebut penerima diprioritaskan dari kelompok paling rentan — desil 1 sampai desil 5.

Proses pendataan melibatkan aparat di tingkat wilayah serta pendamping dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan pekerja sosial. Data kemudian dikirim ke kementerian terkait sebelum disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Ester menegaskan bahwa kemungkinan bantuan salah sasaran sangat kecil. Meski begitu, ada penerima yang telah terdaftar tetapi tidak mengambil bantuannya — karena alasan meninggal dunia, pindah rumah, atau merasa sudah tidak membutuhkan.

Ia pun mengimbau agar penerima menggunakan bantuan dengan bijak: “Gunakan untuk kebutuhan keluarga, jangan untuk hal yang tidak pantas.”

Penyaluran Berlangsung Hingga Akhir November

Menurut pernyataan dari Deputy Executive General Manager PT Pos Indonesia KCU Bekasi, Rukman Suprijadi, distribusi BLT Kesra berlangsung serentak di seluruh kantor pos wilayah Kota Bekasi sejak 22 November dan dijadwalkan selesai pada 30 November 2025. Antrean hari ini tercatat untuk warga Kelurahan Pengasinan dan Sepanjang Jaya, sebanyak 2.017 penerima.

Meski begitu, antrean yang padat — dengan banyak warga menunggu di luar di bawah tenda darurat — memunculkan catatan soal kenyamanan proses penyaluran. Beberapa warga tampak kelelahan, termasuk yang membawa anak kecil, sementara petugas keamanan terus mengimbau agar warga menjaga jarak dan tertib.

Leave a Response