Sekitar pukul 07.00 pagi, suasana gerimis menyelimuti kawasan GOR Bang Yan yang berada di belakang Stadion Patriot Candrabagha, Kota Bekasi. Meski cuaca tidak sepenuhnya cerah, aktivitas di lokasi justru sudah tampak ramai sejak pagi. Ribuan orang berdatangan untuk mengikuti kegiatan pemecahan rekor MURI penulisan mushaf Al-Qur’an yang digelar dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Bekasi.
Acara ini melibatkan sekitar seribu peserta lansia yang hadir langsung di dalam gedung, sementara sekitar delapan ribu pelajar mengikuti kegiatan yang sama secara daring dari sekolah masing-masing. Kegiatan penulisan mushaf dilakukan secara serentak, menciptakan skala partisipasi yang sangat besar.
Di dalam GOR Bang Yan, para peserta lansia telah menempati tempat duduk yang diatur berdasarkan kelompok asal mereka. Banyak di antaranya mengenakan seragam komunitas atau kelompok masing-masing, membuat suasana terlihat penuh warna. Yel-yel dan sorak semangat terdengar dari berbagai sudut ruangan, menunggu dimulainya acara yang akan dibuka oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Sejumlah jurnalis dari media nasional maupun lokal juga tampak hadir meliput kegiatan tersebut. Kamera dan peralatan dokumentasi terlihat aktif menangkap berbagai momen sebelum acara dimulai.
Setelah prosesi pembukaan selesai dan kegiatan penulisan mushaf dimulai, berlangsung pula penyerahan sertifikat dan medali rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Wali Kota Bekasi sebagai bentuk pengakuan atas penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut.
Menurut perwakilan MURI, kegiatan penulisan mushaf Al-Qur’an secara serentak dengan jumlah peserta sebesar ini merupakan peristiwa yang sangat jarang terjadi. Bahkan disebut memiliki nilai pencatatan yang bukan hanya unik di tingkat nasional, tetapi juga berpotensi menjadi yang pertama di dunia dalam format pelaksanaan seperti ini.
Usai prosesi penyerahan penghargaan, kegiatan di dalam gedung tetap berlangsung meriah. Wali Kota Bekasi bersama istri terlihat berkeliling menyapa para peserta. Interaksi yang hangat antara pimpinan daerah dan para lansia peserta menambah suasana kebersamaan dalam acara tersebut.
Di luar gedung, hujan gerimis masih turun perlahan. Namun hal itu tidak mengurangi semangat peserta maupun panitia. Kegiatan berlangsung lancar dan menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian peringatan hari jadi Kota Bekasi tahun ini.

