DRM Perkuat Koordinasi Daerah Menuju Porprov XV Jawa Barat 2026

KOTA BEKASI – Koordinasi antara Panwasrah KONI Jawa Barat, KONI kabupaten dan kota, serta PB Porprov diperkuat melalui pelaksanaan Delegate Registration Meeting (DRM) Porprov XV Jawa Barat 2026 di Asrama Haji Kota Bekasi.

Pertemuan yang berlangsung pada 17–18 September 2026 tersebut menjadi forum untuk memeriksa, mencocokkan, dan memfinalisasi data kontingen dari seluruh daerah peserta. Hasil finalisasi akan digunakan sebagai dasar keikutsertaan atlet dan ofisial dalam pertandingan Porprov.

DRM dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB Porprov XV Jabar 2026 sekaligus Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Kamis (17/9/2026).

Dalam pembukaan itu, Harris didampingi Ketua Umum KONI Jawa Barat Muhammad Budiana, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi Arwani, serta Ketua Harian PB Porprov Dinar Faizal Badar.

Harris mengatakan proses administrasi harus dijalankan secara tertib karena berkaitan dengan kepastian status peserta. Ia berharap seluruh delegasi dan tim pemeriksa dapat menyelesaikan setiap tahapan secara cermat dan lancar.

DRM merupakan tahapan teknis administrasi utama terakhir menjelang pelaksanaan pertandingan Porprov XV Jabar 2026. Karena itu, ketepatan data menjadi hal penting agar seluruh kontingen dapat mengikuti kompetisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada forum tersebut, Harris turut menegaskan empat sasaran utama yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Porprov. Keempatnya meliputi sukses administrasi, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses ekonomi.

Menurutnya, sasaran tersebut harus diwujudkan melalui kerja bersama seluruh pihak. Keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi pemerintah tidak boleh mengurangi keseriusan penyelenggara dalam mempersiapkan ajang olahraga terbesar tingkat Provinsi Jawa Barat itu.

Pelaksanaan DRM ditangani oleh Tim Pengawas dan Pengarah KONI Jawa Barat bersama delegasi KONI kabupaten dan kota se-Jawa Barat. PB Porprov XV Jabar 2026 memberikan dukungan fasilitas untuk menunjang kelancaran kegiatan.

Finalisasi data melalui DRM diharapkan menjadi fondasi bagi penyelenggaraan kompetisi yang tertib dan profesional. Pada saat yang sama, koordinasi antarpihak perlu terus dijaga agar Porprov XV Jabar 2026 mampu menghasilkan prestasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Jawa Barat.

Leave a Response