Stadion hingga Sepak Bola Usia Muda Jadi Pembahasan Prabowo Bersama Presiden FIFA

JAKARTA – Pengembangan stadion, lapangan sepak bola, sekolah, dan kegiatan sepak bola usia muda menjadi bagian dari pembicaraan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Pertemuan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (5/10), dengan didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

Infantino menjelaskan bahwa diskusi tersebut mencakup strategi umum dan visi pengembangan olahraga di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa sepak bola dibahas dalam kaitannya dengan manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat dan negara.

“Jadi kami berdiskusi tentang strategi secara umum dan juga visi di Indonesia. Dalam hal stadion, lapangan sepak bola, sekolah, dan apapun yang berhubungan dengan olahraga dan sepak bola usia muda,” kata Infantino.

Presiden FIFA itu menilai Prabowo memiliki ketertarikan yang besar terhadap sepak bola. Dalam pertemuan tersebut, menurutnya, Presiden juga menunjukkan pemahaman yang baik mengenai olahraga yang banyak diminati masyarakat Indonesia itu.

“Kami berdiskusi baik dengan Presiden. Beliau adalah penggemar sepak bola yang hebat, beliau tertarik dengan sepak bola dan mengerti sepak bola dengan sangat baik,” ujarnya.

Infantino mengatakan, FIFA berkolaborasi dengan PSSI dalam proyek pengembangan sepak bola. Pembahasan bersama pemerintah mencakup bagaimana olahraga dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia, termasuk melalui perhatian terhadap fasilitas dan sepak bola usia muda.

Erick, dalam keterangannya seusai pertemuan, menyampaikan bahwa Prabowo menempatkan olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan karakter bangsa. Presiden juga menegaskan komitmen untuk membangun olahraga secara nasional.

Komitmen tersebut antara lain disampaikan melalui dorongan agar fasilitas olahraga di daerah dan pusat dapat dikerjasamakan dengan klub-klub olahraga.

“Seperti yang sudah dijanjikan kepada Bapak Gianni Infantino, Presiden akan mendorong sesegera mungkin untuk fasilitas olahraga yang ada di daerah dan pusat dikerjasamakan dengan klub-klub olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa,” kata Erick.

Di luar pembahasan fasilitas dan pembinaan, pertemuan juga membicarakan penyelenggaraan kegiatan FIFA. Erick menyebut Presiden berterima kasih atas kepercayaan kepada Indonesia untuk menggelar ajang internasional, mulai dari Piala Dunia U-17 hingga FIFA ASEAN Cup 2026.

Pemerintah menyatakan kesiapan mendukung kegiatan FIFA berikutnya. Sementara itu, Infantino menyambut positif pembahasan FIFA ASEAN Cup dan menilai edisi pertama ajang tersebut memiliki arti bersejarah.

Infantino juga menyampaikan kegembiraannya dapat kembali ke Jakarta. Ia menyebut Indonesia sebagai negara sepak bola yang besar dan salah satu negara yang sering dikunjunginya selama memimpin FIFA.

Leave a Response