Dua Rektor IPB Berturut-turut Masuk Kabinet Prabowo, Terbaru Alim Setiawan Jadi Wamentan

JAKARTA – IPB University kembali menjadi sorotan setelah rektornya, Alim Setiawan Slamet, resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Pengangkatan Alim menjadi catatan tersendiri bagi perguruan tinggi yang berlokasi di Bogor tersebut. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, dua rektor IPB University secara berturut-turut memperoleh penugasan di pemerintahan pusat.

Sebelum Alim, Arif Satria yang menjabat sebagai Rektor IPB University mendapat kepercayaan Presiden Prabowo untuk memimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada November 2025.

Alim kemudian terpilih sebagai Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028 dan dilantik pada 11 Desember 2025. Namun, belum genap satu tahun menjalankan jabatan tersebut, ia menyusul pendahulunya masuk ke jajaran pemerintahan.

Pelantikan Alim sebagai Wakil Menteri Pertanian dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti Alim sebelum resmi menjalankan tugas barunya.

Sebelum pelantikan, Alim sempat memberikan keterangan kepada wartawan ketika tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB.

Ia mengaku hadir setelah mendapat permintaan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Bahkan, pada hari yang sama, Alim masih melaksanakan kegiatan akademik di IPB University.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya menjadi Wakil Menteri Pertanian, Alim belum bersedia memberikan kepastian.

“Saya belum tahu. Nanti kita lihat lagi,” ujarnya.

Kepemimpinan IPB Kembali Menjadi Perhatian

Alim memiliki latar belakang akademik di bidang manajemen dan agribisnis. Ia mengembangkan karier sebagai dosen Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University.

Bidang keahliannya antara lain manajemen strategis, manajemen rantai pasok, riset operasional, dan pemasaran agrikultur.

Keahlian tersebut berkaitan dengan sejumlah isu strategis pertanian, terutama efisiensi distribusi komoditas, tata kelola agribisnis, dan peningkatan daya saing produk pertanian.

Di lingkungan Kementerian Pertanian, Alim akan bergabung dengan jajaran pimpinan kementerian yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, di lingkungan IPB University, pengangkatannya menimbulkan pertanyaan mengenai kesinambungan kepemimpinan perguruan tinggi.

Setelah pergantian rektor pada akhir 2025 menyusul penugasan Arif Satria ke BRIN, IPB University kini kembali perlu menentukan langkah kelembagaan terkait jabatan rektor.

Informasi mengenai mekanisme dan keputusan resmi perguruan tinggi tersebut masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Leave a Response