KOTA BEKASI – Akses informasi pekerjaan ke luar negeri melalui aplikasi Nyari Gawe mendapat perhatian dalam upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menekankan pentingnya pemeriksaan legalitas penempatan agar pencari kerja terhindar dari tawaran yang tidak jelas.
Dalam kegiatan bursa kerja daring yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Tri mengungkapkan masih adanya warga Kota Bekasi yang berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal.
Kondisi tersebut, menurutnya, berisiko terhadap keselamatan dan kepastian pekerjaan. Jalur keberangkatan yang tidak resmi juga dapat menyulitkan akses perlindungan serta komunikasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia ketika pekerja menghadapi persoalan di negara tujuan.
Karena itu, informasi lowongan perlu disertai pemeriksaan terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI). Pencari kerja diharapkan lebih waspada sebelum mengambil keputusan untuk menerima tawaran pekerjaan di luar negeri.
Melalui Nyari Gawe, informasi kesempatan kerja luar negeri disampaikan melalui P3MI. Disnakertrans Jawa Barat juga secara berkala memublikasikan informasi dari mitra P3MI melalui media sosial resmi agar dapat dijangkau masyarakat.
Antusiasme terhadap kesempatan bekerja di luar negeri disebut cukup tinggi. Ketersediaan informasi melalui kanal resmi diharapkan membantu masyarakat memeriksa legalitas penempatan serta memahami pilihan pekerjaan yang ditawarkan.
Aplikasi Nyari Gawe sendiri merupakan platform yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Layanan tersebut tersedia melalui perangkat Android maupun iOS.
Selain pekerjaan di luar negeri, platform ini menyediakan informasi lowongan untuk penempatan dalam negeri. Secara keseluruhan, jumlah lowongan yang tersedia melalui aplikasi disebut telah mencapai lebih dari 32 ribu.
Pada pelaksanaan bursa kerja daring pekan tersebut, tersedia 2.887 lowongan dari 23 perusahaan dengan 68 jenis jabatan. Kesempatan kerja mencakup kebutuhan tenaga kerja dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Tri menyampaikan bahwa pemanfaatan kanal digital resmi juga penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada calo. Ia menyinggung adanya warga Kota Bekasi maupun luar daerah yang merasa tertipu ketika mencari pekerjaan melalui perantara.
Sementara itu, Dedi Mulyadi mendorong perusahaan aktif memasukkan informasi rekrutmen ke dalam Nyari Gawe. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan informasi serta mendukung proses perekrutan yang lebih transparan.
Disnakertrans Jawa Barat terus mendorong partisipasi perusahaan melalui aplikasi dan penyelenggaraan bursa kerja daring secara bergilir. Keterlibatan perusahaan menjadi bagian penting agar pilihan kesempatan kerja dapat menjangkau lebih banyak pencari kerja.

