KOTA BEKASI — Rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tahun 2026 resmi berakhir. Setelah memperoleh pembekalan selama kurang lebih empat bulan, sekitar 8.000 peserta kini menghadapi tantangan untuk membuktikan kompetensi dan integritas di unit kerja masing-masing.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam 10 gelombang tersebut ditutup secara virtual melalui Zoom dari Command Centre Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (2/9/2026). Selama mengikuti orientasi, peserta menerima sejumlah materi yang berkaitan dengan tugas, tanggung jawab, dan kedudukan mereka sebagai bagian dari aparatur pemerintah.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, penyelesaian orientasi bukan sekadar pemenuhan tahapan bagi PPPK. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh harus menjadi bekal untuk meningkatkan kinerja sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Orientasi ini bukan hanya tentang menyelesaikan tahapan sebagai PPPK, tetapi bagaimana seluruh peserta mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang bisa menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujar Tri.
Ia mengapresiasi seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Tri juga menyampaikan penghargaan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat, BKPSDM Kota Bekasi, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan orientasi.
Berdasarkan penilaian BPSDM Jawa Barat bersama BKPSDM Kota Bekasi, para peserta memperoleh capaian yang memuaskan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ribuan PPPK telah memiliki bekal kompetensi untuk bekerja sesuai bidang masing-masing.
Meski demikian, Tri menegaskan bahwa kualitas aparatur tidak hanya dilihat dari hasil penilaian selama orientasi. Kemampuan mereka akan diuji melalui kedisiplinan, profesionalitas, integritas, dan respons terhadap kebutuhan warga.
Dengan berakhirnya orientasi, ribuan PPPK diharapkan mampu memperkuat kinerja Pemerintah Kota Bekasi dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif serta berkualitas.

