Kegiatan Football Camp Second Chance di Plaza dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu pagi, terasa beda dari agenda sepak bola biasa. Bukan cuma coaching clinic atau seremoni, tapi benar-benar jadi momen langka ketika mantan striker Liverpool, Daniel Sturridge, turun langsung ke lapangan dan main bareng pemain-pemain muda Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang hadir di lokasi bersama Kadispora Arwani, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik kegiatan seperti ini. Menurutnya, kehadiran pemain kelas dunia bisa jadi suntikan motivasi besar buat pemain muda daerah. Anak-anak yang tadinya cuma nonton pemain Eropa dari TV atau YouTube, sekarang bisa lihat langsung, bahkan main bareng di lapangan yang sama.
Selama kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.00 sampai 11.00 WIB, Sturridge terlihat beberapa kali ikut fun football bersama pemain muda. Ia juga sempat berbagi tips singkat soal pergerakan tanpa bola, positioning, dan pentingnya disiplin latihan. Dalam sesi singkat itu, Sturridge memuji kegesitan pemain muda Bekasi dan menyebut mereka punya energi dan kecepatan yang bagus, tinggal diasah dari segi teknik dan pemahaman permainan.
Dalam kegiatan ini, Sturridge juga didampingi mantan gelandang Timnas Indonesia, Ahmad Bustomi, yang dikenal dengan julukan “metronom” karena kemampuannya mengatur ritme permainan di lini tengah. Bustomi mencatatkan 27 penampilan bersama Timnas Indonesia pada periode 2010–2014 dan menjadi bagian penting saat Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2010. Saat ini, ia telah beralih profesi menjadi pelatih sepak bola profesional dan aktif membina pemain muda.
Kehadiran Sturridge dan Ahmad Bustomi dalam satu lapangan yang sama dengan pemain muda Bekasi membuat suasana terasa spesial. Banyak pemain muda yang terlihat antusias, bahkan tidak sedikit yang mengabadikan momen tersebut setelah sesi latihan dan fun match selesai.
Melalui kegiatan Football Camp Second Chance ini, diharapkan semakin banyak pemain muda Bekasi yang termotivasi untuk menekuni sepak bola secara serius. Karena dari lapangan seperti Stadion Patriot inilah, mimpi-mimpi besar itu bisa mulai dibangun.



