Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, memperkenalkan aplikasi SiCantik Kota Bekasi di hadapan para stakeholder dalam kegiatan presentasi yang digelar di Aula Nonon Sonthanie, Pemkot Bekasi, Senin (12/5/2026).
Bukan sekadar aplikasi biasa, SiCantik disiapkan sebagai sistem digital pendataan keluarga yang bakal dipakai untuk memperkuat program Bekasi Satu Data.
Dalam pemaparannya, Wiwiek menjelaskan kalau selama ini proses pendataan keluarga masih banyak dilakukan secara manual. Akibatnya, proses rekap data dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan sampai kota sering memakan waktu cukup panjang.
Belum lagi potensi data dobel, laporan yang telat masuk, sampai kesulitan saat data mau dipakai buat kebutuhan program pemerintah.
Karena itu, TP PKK Kota Bekasi mulai mendorong transformasi digital lewat SiCantik.
“Digitalisasi diperlukan supaya data bisa lebih cepat, lebih rapi, dan mudah digunakan,” ujar Wiwiek dalam presentasinya.
Lewat aplikasi tersebut, kader PKK nantinya bisa langsung melakukan input data keluarga secara digital. Setelah itu, data akan melewati proses validasi berjenjang mulai dari RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga akhirnya terkonsolidasi di tingkat kota.
Sistem ini juga sudah dilengkapi dashboard digital yang bisa menampilkan statistik keluarga per wilayah, tingkat validasi data, hingga pemetaan keluarga rentan yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Dengan model seperti itu, data bukan cuma jadi arsip, tapi bisa langsung dipakai buat membaca kondisi masyarakat secara real time.
TP PKK Kota Bekasi menilai sistem pendataan digital seperti ini penting karena kebijakan pemerintah sekarang makin bergantung pada akurasi data lapangan.
Mulai dari program kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, sampai pemberdayaan ekonomi keluarga, semuanya membutuhkan basis data yang valid supaya intervensinya tepat sasaran.
Dalam presentasi yang ditampilkan, SiCantik juga digambarkan sebagai upaya untuk bikin kerja kader PKK lebih praktis dan efisien. Sebab selama ini, banyak proses administrasi dilakukan manual dan cukup menguras waktu di lapangan.
Selain pemaparan sistem, kegiatan tersebut juga menjadi ruang koordinasi antara TP PKK Kota Bekasi dengan stakeholder terkait soal penguatan tata kelola data keluarga berbasis digital.
TP PKK Kota Bekasi turut membawa slogan “Ibu Keren, Data Keren, Bekasi Keren” sebagai semangat dalam mendorong transformasi pendataan keluarga yang lebih modern dan terintegrasi di Kota Bekasi.

