Pengunjung yang ingin menyaksikan kemeriahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV di Kota Bekasi tak perlu khawatir soal biaya masuk. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi memastikan masyarakat dapat menikmati pertandingan secara gratis di berbagai venue yang menjadi lokasi penyelenggaraan.
Kepala Dispora Kota Bekasi Arwani menegaskan hingga kini belum ada kebijakan pemberlakuan tiket berbayar bagi penonton Porprov. Menurutnya, tradisi tersebut sudah berlangsung sejak penyelenggaraan Porprov edisi-edisi sebelumnya.
“Secara umum digratiskan. Kecuali mungkin nanti dari panitia pelaksananya (panpel). Kalau panpel teknis itu dari provinsi, technical delegate-nya,” ujar Arwani saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan pengalamannya mengikuti pelaksanaan Porprov, masyarakat selalu bisa menyaksikan pertandingan tanpa dipungut biaya. Bahkan cabang olahraga yang ramai peminat seperti sepak bola pun tetap terbuka bagi penonton secara cuma-cuma.
“Rasanya sih dari Porprov ke Porprov, pengalamannya belum pernah bayar,” katanya.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong antusiasme warga Bekasi untuk datang langsung memberikan dukungan kepada atlet-atlet yang bertanding. Kehadiran suporter dinilai akan menciptakan atmosfer kompetisi yang lebih hidup sekaligus menjadi motivasi tambahan bagi para peserta.
Arwani menyebut Porprov Jawa Barat merupakan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi dengan skala yang hampir menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebanyak 27 kabupaten dan kota ikut berpartisipasi dengan jumlah cabang olahraga yang sangat banyak.
“Memang ini kan pesta olahraga se-Jawa Barat. Luar biasa ya kalau Jawa Barat ini mirip PON. Jawa Barat ada 27 kabupaten atau kota, jumlah cabornya hampir sama, mini PON lah, rasa nasional,” tuturnya.
Porprov Jawa Barat XV dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026. Menjelang pelaksanaan, persiapan di Kota Bekasi disebut telah mencapai sekitar 98 persen sehingga tinggal memasuki tahap penyelesaian akhir.
Dengan akses gratis bagi masyarakat dan kesiapan penyelenggaraan yang hampir rampung, ajang ini diproyeksikan menjadi hiburan olahraga sekaligus momentum untuk menunjukkan dukungan kepada para atlet yang akan membawa nama daerahnya masing-masing di arena Porprov.



