KOTA BEKASI — Nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini terus dihidupkan melalui kebijakan dan program daerah. Di Kota Bekasi, penguatan peran perempuan diarahkan pada peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, serta perluasan partisipasi di ruang publik.
Ketua PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menyatakan bahwa perempuan perlu didorong untuk berkembang melalui akses yang lebih luas terhadap pendidikan, pelatihan, dan peluang usaha. “Perempuan harus punya ruang, kesempatan, dan dukungan untuk berkembang,” ujarnya kepada Jawa Pos, Minggu (20/4).
Program pemberdayaan yang dijalankan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pelatihan keterampilan, serta pendampingan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Selain itu, edukasi hukum dan penguatan literasi digital juga menjadi bagian penting, seiring meningkatnya peran teknologi dalam aktivitas ekonomi dan sosial.
Pendekatan ini tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan daya saing perempuan. Dengan keterampilan yang memadai dan akses informasi yang lebih baik, perempuan diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung kesejahteraan keluarga sekaligus berkontribusi pada pembangunan daerah.
Wiwiek menilai, potensi perempuan di Bekasi cukup besar, namun masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan, seperti akses pelatihan yang belum merata dan minimnya pendampingan berkelanjutan. Karena itu, intervensi program yang terarah dinilai penting untuk memastikan pemberdayaan berjalan efektif.
Ia juga menekankan bahwa peran perempuan kini tidak lagi terbatas pada ranah domestik. Keterlibatan perempuan dalam kegiatan sosial, ekonomi, hingga kepemimpinan menjadi indikator penting dalam mendorong kemajuan daerah.
“Peran perempuan sangat strategis, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam pembangunan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, tantangan dalam mewujudkan kesetaraan gender masih tetap ada. Diperlukan konsistensi program serta dukungan dari berbagai pihak agar perempuan dapat berkembang secara optimal.
Nilai-nilai yang diwariskan Kartini, seperti pentingnya pendidikan, keberanian, dan kemandirian, dinilai tetap relevan dalam menjawab tantangan masa kini. Pemerintah Kota Bekasi pun berharap, melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, perempuan dapat tampil sebagai penggerak utama dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

